Merencanakan kebutuhan besi dengan akurat sebelum memulai konstruksi adalah langkah penting untuk efisiensi biaya dan kelancaran proyek. Berikut panduan praktis menghitung kebutuhan besi untuk rumah tinggal.
1. Memahami Gambar Teknik
Langkah pertama adalah membaca gambar kerja (shop drawing) yang menyertakan:
- Denah pondasi dan lokasi kolom
- Detail penulangan kolom, balok, dan sloof
- Pelat lantai dan tangga (jika ada)
2. Menghitung Besi Tulangan Kolom
Untuk kolom 20×20 cm setinggi 3 meter dengan 4 tulangan D13:
- Total panjang tulangan = 4 × 3.3 m (termasuk overlap) = 13.2 m
- Sengkang D8 spacing 15 cm: (3000/150) × lingkar = ±60 buah
3. Menghitung Besi Balok dan Sloof
Hitung total panjang sloof dari denah pondasi, tambahkan overlap di setiap pertemuan (minimal 40D).
4. Faktor Pengali
Selalu tambahkan waste factor 5–8% untuk:
- Pemotongan
- Overlap yang tidak terencana
- Material rusak selama pengerjaan
5. Konversi ke Kilogram
Gunakan tabel berat per meter untuk setiap diameter:
- D10: 0.617 kg/m
- D12: 0.888 kg/m
- D13: 1.04 kg/m
- D16: 1.58 kg/m
Hubungi tim Mahameru Baja untuk mendapatkan bantuan perhitungan material proyek Anda.